




SEWA BIS WISATA AC /NON AC
Antar Jemput/Shutle Bis
Kapasitas 12-59 Seats
HUBUNGI
INDRA (021)91872929
Informasi tempat wisata Nusantara dan Mancanegara






Desa Wisata Sawarna "the hiden heaven on earth" terletak di Kecamatan Bayah Banten , jalan untuk menuju ke sini ada dua jalur yang pertama Jakarta -Tangerang-Rangkasbitung- Malimping - Bayah -Desa Sawarna memakan waktu 5 jam perjalanan atau yang ke dua Jakarta - Pelabuhan ratu - Bayah - Desa Sawarna yang memakan waktu 7-8 jam perjalanan , silahkan anda pilih yang mana anda suka
Di Desa ini memiliki keunikan dan keindahan Pemandangan Alam berupa Pantai dan Gua yang spektakuler , Ketika menginjakan kaki pertama di desa ini kita disuguhkan pemandangan alam yang sangat indah berupa sawah yang membentang luas bagai Karpet Permadani hijau serta hembusan angin yang menyegarkan badan dan hamparan pohon pohon kelapa dan jati yang menjulang sangat tinggi bagai benteng alam yang membentengi desa Sawarna
Pantai Ciantir disebut juga Pantai Sawarna merupakan Pantai selatan di Banten yang sangat cocok bagi anda penggila Surfing ,dengan medan yang sangat menantang andrenalin anda , ,untuk peralatan Surfing disarankan anda membawa sendiri karena disini tidak disediakan
Pantai Tanjung Layar memiliki keunikan tersendiri yaitu adanya dua buah karang menyerupai layar selain itu disini juga terdapat Gua dan memiliki panorama sunset yang sangat luar biasa indahnya
Padang ibu kota Sumatra Barat ,awalnya hanyalah kota nelayan tapi sekarang sudah tak asing ditelinga kita , dari masakan sampai Rumah gadang nan elok sudah kita kenal ,untuk itu kami akan membahas Objek Wisata Padang berdasarkan jalur wisata yang ada ,untuk memudahkan kita dalam mengunjunginya , meliputi:
Jika ingin mengunjungi objek wisata Pantai Padang sangatlah mudah. Karena terletak hanya beberapa meter saja dari pusat kota,akses ke pantai cukup dekat. Bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki beberapa menit saja. Pantai Padang yang memanjang dari utara ke selatan, memiliki hamparan laut nan biru dengan deburan ombak yang bergulung, sementara di kejauhan terlihat beberapa pulau dengan pasirnya yang menawan. Orang
Keindahan dan deburan ombak Pantai Padang terasa lebih nikmat jika ditemani dengan menyantap berbagai jajanan yang memang banyak dijajakan sepanjang pantai. Ada goreng udang,goreng pisang, jagung panggang, pisang baker dan lainnya . Suasana akan semakin ramai saat mentari perlahan terbenam diufuk menyisakan segurat cahaya merah jingga temaram dikaki langit. Iringan sepeda motor dan mobil yang dikendarai muda-mudi terlihat berseliweran hanya untuk menikmati indahnya senja menjelang. Sementara di tepi pantai, segerombolan anak muda masih terlihat asyik bermain bola pantai . Begitu juga dengan para penyuka parasailing dan selancar, larut dalam deburan ombak Pantai Padang. Kearah Muara,sekumpulan anak muda tengah asyik bermain basket dan bercengkrama sesamanya. Tak jauh dari sana, penjual telur asin dan talua katuang (telur penyu) disinggahi para pembeli yang ingin merasakan telur yang konon berkhasiat
GUNUNG Padang merupakan objek wisata yang menjadi legenda hidup cerita Siti Nurbaya. Bukit yang tak begitu tinggi tersebut, dimanfaatkan kalangan pencinta olahraga climbing untuk menguji nyali. Tak jarang empat jalur pemanjatan yang ada di kawasan Siti Nurbaya tersebut menjadi dinding alam favorit bagi para climber Tebing yang terbentuk dari batuan basal ini menjulang dengan ketinggian sekitar 30 meter. Menariknya, tebing Gunung Padang menyediakan tingkat kesulitan yang bervariasi. Menurut informasi, terdapat sekitar 4 jalur yang bisa dimanfaatkan para climber untuk menguji nyali. Di antaranya Jalur H&R (5.9) dipanjat tahun 1991 oleh Harera dan Edu, Jalur Camp (5.11 c/d) dipanjat tahun 1990 oleh Rizal N Jalur Fasting (5.12) dipanjat tahun 1992 oleh Valdi dan Jalur Trek Eureka (5.11 c/d) oleh Radit.
Selain menawarkan wisata alam, Gunung Padang juga menyimpan wisata sejarah. Di bukit tersebut ditanam jasad Siti Nurbaya yang mewakili budaya kelam kawin paksa wanita Minang. Kisah roman Kasih Tak Sampai: karangan Marah Rusli tersebut bermula dari keelokan Gunung Padang.
Di Gunung Padang, pengunjung juga akan menjumpai sejumlah meriam tua peninggalan tentara Jepang sebagai benteng pertahanan untuk menghalau musuh yang hendak masuk ke tepian Muara Pantai Padang.
Akses menuju Gunung Padang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pengunjung bisa memarkirkan kendaraan di kaki gunung tersebut sebelum melanjutkan dengan berjalan kaki. Uniknya, jalan menuju Gunung Padang itu pengunjung harus mendaki ratusan anak jenjang yang panjang dan berliku. Kepenatan menaiki anak tangga akan terobati saat melempar pandangan ke sebelah kanan.
Indahnya riak gelombang laut, semaraknya gedung-gedung yang menjulang di tengah Kota Padang, dan belasan kapal nelayan lego jangkar, akan Anda temui. Panorama itu akan mehilangkan kepenatan kaki Anda saat menghitung satu demi satu jenjang menuju puncak Gunung Padang. Selain wisata sejarah, sekelompok anak muda juga memanfaatkan dataran di puncak bukit sebagai areal camping. Ratusan kuburan cina dengan motif dan ukiran nan indah akan menghiasi setiap jengkal puncak Gunung Padang. (***)
Sebuah kampung nelayan dengan pemandangan pantai yang indah dan bersih, berdekatan dengan Pulau Pisang Ketek (kecil) dan Pulau Pisang Gadang (besar). Pada saat pasang surut kita bisa menyeberang ke Pulau Pisang Ketek dengan berjalan kaki. Disini terdapat legenda Batu Malin Kundang si anak durhaka... berjarak kira-kira 4km dari pusat
Lokasi wisata pantai yang berdekatan dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya...bagi yang hobi mancing bisa melakukannya di sekitar pulau-pulau kecil tersebut..pemandangan yang indah dan pantainya yang berpasir putih menjadikan pantai bungus salah satu tujuan wisatawan...disekitar pantai ini banyak rumah makan yang menyediakan menu khusus gulai ikan dan gulai kepala ikan...
Terletak di Jl Diponegoro 10 atau hanya berjarak sekitar 500 m dari terminal bis. Museum ini dibangun dalam bentuk rumah adat Minangkabau Gajah Maharam dan dilengkapi dengan dua lumbung padi di depannya. Terdapat sejumlah koleksi benda-benda pra-sejarah, barang-barang antik seperti keramik, catatan-catatan tua bersejarah, peragaan etnografis kebudayaan Minang dan Mentawai, serta benda-benda bersejarah lainnya lengkap dengan penjelasan mengenai kebudayaan daerah.
Cobalah untuk berjalan-jalan menelusuri suatu kawasan tua
menemukan rumah-rumah tua milik keluarga Cina yang di bangun pada awal abad lalu. Kampung Muara Di ujung selatan Jl Niaga, belok ke kanan, Anda akan menemukan Jl Batang Arau yang menelusuri sungai Batang Arau. Jalan ini akan membawa Anda menuju ke Kampung Muara melewati sederetan kapal-kapal kecil yang berlabuh di Sungai Batang Arau. Di sisi jalan terdapat deretan gudang-gudang tua yang berusia lebih dari seabad. Kawasan pelabuhan kecil ini dulu pernah mengalami kejayaan pada tahun 1920-an ketika produksi kopi dari Sumatera Barat mencapai puncaknya.Pembangunan mesjid didesain oleh beberapa tokoh masyarakat setempat, seperti; Angku Gapuak, seorang pedagang dari Pasa Gadang; Angku Syekh Haji Uma, kepala kampung di Pasa Gadang; Angku Syekh Kapalo Koto, ulama dan tokoh agama. Sedang pendanaannya didapat dari donatur dari beberapa daerah, seperti: Aceh, Medan, Sibolga, dan Minangkabau sendiri. Pembangunan dilakukan oleh masyarakat dengan bergotong royong di bawah pimpinan seorang militer Belanda, sebagai salah satu bentuk tanggung jawab moral dari pemerintah kolonial Belanda karena telah membongkar mesjid pertama yang berada Batang Arau. Pada tahun 1819, pembangunan masjid tahap awal berhasil diselesaikan yaitu sebuah masjid permanen dengan ukuran 30 x 30 m yang dilengkapi dengan serambi (teras) selebar 4 m. Selanjutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap untuk melengkapi bagian yang belum sempurna.
Arsitektur mesjid ini merupakan gabungan dari berbagai corak arsitektur, seperti: Belanda, Persia, Timur Tengah,
Pulau Sikuai merupakan salah satu pulau yang terhampar disepanjang pantai barat Sumatera. Dapat dicapai hanya 45 menit dengan perahu dari pelabuhan Muara Padang. Di pulau ini terdapat sebuah resort (
Terletak 18 km arah ke timur
Merupakan danau yang terbesar ke dua di padang dengan pemandangan yang sangat indah dan juga merupakan tempat olahraga (sport tourism) seperti di darat bisa untuk jalan santai, jogging, senam. Di danau untuk olahraga berenang, fishing, dayung dan olahraga udara seperti paragliding, terjun bebas, parasailing, paralayang yang melayang di udara bebas dengan pemandangan yang indah. Apalagi, Danau yang terletak pada ketinggian 36,5 meter dengan suasana berbukit maka sangat cocok untuk paralayang.
Di Padang Panjang terkenal dengan Cagar Alam Lembah Anai
terdapat Benteng Van der Cappelen yang merupakan peninggalan belanda pada jaman perang Paderi tak jauh dari sini ada daerah wisata Kiambang disini terdapat tempat Pemandian dan disini banyak terdapat Rumah Gadang
Sekitar 2km dari Batu sangkar , Pagar ruyung dahulu kala merupakan pusat kerajaan alam Minangkabau yang merupakan kerajaan Hindu disini terdapat banyak sekali peninggalan berupa Patung ,batu dan makam antara lain Batu basurat dan Batu Bapahat
Danau Maninjau , danau yang dikelilingi Pegunungan
Alahan Panjang daerah pegunungan berhawa sejuk terkenal dengan dua danau yang memiliki ke indahan yang unik dimasing - masing danaunya , danaunya bernama Danau Diatas dan danau Di bawah
Perjalanan pagi hari dengan bus wisata AC dari base point menuju Pantai Tanjung Pasir /Pelabuhan nelayan muara Angke untuk menyeberang ke Pulau Rambut untuk berpetualang menyusuri hutan sambil menyaksikan dari dekat dan mendengarkan merdunya suara kicau aneka satwa burung di sini setelah selesai menyusuri hutan kita menuju Pulau Untung Jawa untuk makan siang lalu beristrirahat sembari menyaksikan pemandangan alam sekitar atau berenang dipantai atau bersantai sampai tiba waktunya kita kembali
Dari Base point kita ke Pantai Tanjung Pasir/Pelabuhan muara angke untuk menyeberang ke Pulau Onrust disana kita berkeliling pulau untuk
melihat situs bangunan peninggalan sejarah pada zaman VOC , setelah puas kita bersantai ria di Pulau Bidadari sampai
waktunya tiba untuk kembali ke Pantai tajung pasir /pelabuhan nelayan muara angke untuk pulang
H1 :Menyebrang ke pulau (Makan Siang , makan malam)
Setelah Makan pagi kira kira jam 10 pagi check out dari hotel kita menuju pulau onrust , disana kita megelilingi dan menyusuri pulau , di Pulau ini terdapat bangunan tua peninggalan VOC pada jaman itu pulau tersebut dijadikan benteng untuk menghalau musuh dan pusat galangan kapal juga untuk karantina para jemaah haji yang akan berangkat maupun pulang .
Berangkat Pagi hari dari tempat yang telah ditentukan menuju Muara angke untuk menyeberang selama 3 -4 jam ke Pulau Pramuka setibanya disana check in istirahat sejenak lalu menyeberang ke pulau semak daun untuk snorkling (optional -bayar sendiri) atau hanya sekedar bermain di pantai pasir putihnya sembari memandangi pemandangan laut yang indah atau acara bebas sampai tiba waktunya kita kembali ke Pulau pramuka untuk acara api unggun dan makan malam
Bangun pagi bagi yang ingin menyaksikan keindahan Matahari terbit dari pulau ini , jangan lupa bawa kamera ,setelah makan pagi kita menuju pusat penangkaran penyu sisik yang mana penyu ini adalah satwa liar dan dilindungi setelah itu acara bebas sampai tiba waktunya kembali ke Muara Angke
Ciamis, is a district in West Java Province, Indonesia. Capital is Ciamis City. Districts are located in the southeastern part of West Java, with Regency Majalengka and Kuningan District in the north, Kabupaten Cilacap (Central Java) and Kota Banjar in the east, the south Indian Ocean, and the City and Tasikmalaya Tasikmalaya District in the west.
Welcome in Situ LengkongSitu Lengkong Panjalu is a mix between objects and object tools tour tourism culture. In this tourism object we can see the beautiful lake (there) is packed with a cool island located in the middle which is called Nusa Disallow. In this island there is a tomb Hariang Kencana, the son of Hariang Borosngora, Situ LengkongRaja Panjalu Situ Lengkong that he became the king of the kingdom Panjalu.
The gates of art Culture Cagar Karangkamulyan is the heritage center of the Kingdom of the Pusaka Galuh be by Sanghyang Parmanadikusumah.
1. Pangcalikan stone is used and the throne of King deliberation.
Log in to the door Cagar Culture in Astana GedeTerletak Village / District Kawali, approximately 21 km north of the city Ciamis direction.
1. Disolit of stone, the stone that is called the king's inauguration Palangka.
Seven waterfalls - CibolangObjek tour has 7 (seven) fruit waterfall (Curug) located on a hill at the foot of Mt Sawal. We can enjoy the beauty and keasrian seven waterfalls with the way around the hill, menapaki paths starting from the foot of the hill to the top of the hill and back again.
Cave Donan is a natural cave with a ± 2.5 hectare area. Have a length of around 500 meters, with a uniqueness that is rarely found in other caves. In it there is a lane / wide space rock that contains similar ancient animals, seats, and the kingdom decorated stalaknit and stalaktit.
There MustikaObjek this tour is made that there was originally functioned as a container of water in the area of teak forest area ± 3 hectares.
Karangnini coast, from the top bukitObjek this tour Emplak located in the Village, District Kalipucang ± 83 km from the town of Ciamis to the South.
Lembah Pantai Putri have enough beautiful panorama of the hills, decorated with natural caves allows objects in this tour is done sports layang hanging gantole and motocross.
Gate door Tourism Object PangandaranObjek excellent tour which is a beach in West Java is located in the Village District Pananjung Speed with distance ± 92 km south of the city Ciamis, have various privileges such as:
* Can see the sun rise and sinking one of the same place
the tourists who come in Pangandaran can do a wide range of activities: swimming, boating and swimming, fishing, cycling around with, the sailing, jet skiing, and others.
The traditional event that there is intent here is the Sea, which is a ceremony conducted in Pangandaran fishermen as the embodiment of their sense of gratitude to the kindness of God way melarung offerings to the high seas. This event is usually held on every month Muharram, taking place in the East Coast Speed.
Facilities available at Pangandaran
Nature Pananjung ,natural area is ± 530 hectares, of which the area of tourism, including 37.70 hectares is located in West Java SBKSDA II. Have a variety of flora and fauna such as rare flowers Raflesia Padma, Banteng(bull), and various types of Deer, Kera (monkey).
In addition, there are also natural caves and man-made
caves such as Gua Stage, Parat Gua, Gua Sumur Mudal, Lanang Cave, a cave and the water source Japanese Rengganis White Sand Beach and the marine park
Coral Beach TirtaObjek tour is located in the Village District Sukaresik toward Pangandaran Stone sharks turn left.
Pantai Batu Hiu (the shark Stone Beach) located in the Village District Ciliang Parigi, ± 14 km from Pangandaran to the South. Have a panoramic view of nature which is very beautiful. From a small hill top grow by trees Pandan Wong, we see the blue Indian Ocean with the white rolls.
About 200 meters from the beach there is a sidewalk seonggok a coral reef fish like shark, because it is this place called Batu sharks.
You can enjoy the natural beach with walking in the hills of shade or sit relaxed with the family.
Batukaras Objek coast tour this one is a mix between the feel of natural tourism object Pangandaran and Batu shark with a peaceful atmosphere of nature, the sea waves that are friends with a sloping beach make kerasan visitors stay in this area. Located in the Village Batukaras, District Cijulang with the distance of ± 34 km from Pangandaran.
Beach of Keusik Luhur is between the natural panoramic mountain views with the beach. From a hill we can see the bergeloranya ocean waves with Indonesia menghempas south sea coral, so that the foam-foam blue and white high seas.
Cukang Taneuh (Green Canyon) Green Canyon real name is Cukang Taneuh, located in the Village Kertayasa District Cijulang, ± 31 km from Pangandaran.
Citumang is located in the Village District Bojong Parigi, ± 13 km east Pangandaran, the area is in teak forests owned Perum Perhutani.
KarapyakObjek wista Beach is located in the Village Bagolo District Kalipucang, ± 87 km south of the city Ciamis.
Palatar Agung beach with panoramic views of the village is located on the beach before Bagolo with Karapyak ± 85 km distance from the town of Ciamis.
Majingklak is located in the estuary area of River Citanduy in Nusakambangan, Pamotan precisely in the Village District Kalipucang ± 79 km from the town of Ciamis.

There are some activities that can be done include:
Madasari Beach offers panoramic views of nature of a specific beach where Madasari with small islands coalesce with the green datadan Masawah, decorated by the rocks along a sloping beach.
Airport Nusawiru is shorten the distance to objects in the tour, especially Ciamis Regency South, the Flying Field was built in the Village Nusawiru Kondangjajar Sub Cijulang.

BCA KCP Pamulang
473 301 9479
LINTAS 7 .CV
473 109 1557
OKTA DIDYARIS INDRA PUTRA